Pièce De Résistance

Different but Unique | Greatly blessed | Highly Favored | Deeply Loved |™


My Dear..
Aku mencintaimu!
Mungkin kamu bosan mendengarnya..
Entah, sudah ribuan kali aku mengatakannya kepadamu.
bahkan surat-suratku pun tak lebih dan tak kurang, berisi pernyataan cintaku kepadamu..

Sungguh..
Yakinlah bahwa aku teramat sangat mencintaimu..
Setiap detik hatiku merindukanmu.
Jika aku harus memilih antara diriku dan dirimu,
Aku akan memilih dirimu.
Mungkin kamu bertanya-tanya mengapa..
Ya.. karena kamu adalah HIDUPKU!

Mati?
Aku berani mati kalau itu untukmu.
Apapun akan kulakukan kalau itu tentangmu.
Apa kamu ingat saat itu?
Ketika kamu disalahkan..
Direndahkan..
Dihakimi..
Aku disana menjadi PEMBELAMU..
dan siapapun yang ingin menyakitimu,
Mereka harus berhadapan denganKu!

Mungkin kedengarannya seperti ksatria dengan kuda putihnya..
Membawamu pergi dari masa lalumu..
dan..
Ya, itulah yang aku lakukan..
Namun..
Bukan dengan kuda putih aku menjemputmu..
Tetapi dengan kereta kerajaanKu
Bukan hanya membawamu pergi dari masa lalumu,
Tetapi aku menjadikanmu pewarisKu!

Apa?
Kamu merasa bersalah karena pernah menjauhiKu?
dan.. kamu merasa tidak layak menerima semua itu?
Hei!!
Aku tidak pernah memikirkan hal itu..
Bahkan aku lupa kalau kamu pernah melakukannya.

Kemarilah..
Aku sudah menampung air matamu di kirbatku..
Izinkan aku untuk menghapusnya..
Cukuplah sudah masa-masa penantian
Karena kamu tidak perlu menanti lagi.
Aku sudah memberikan semuanya untukmu..
Bahkan semuanya sudah kuselesaikan.

PS: temui aku di taman hatimu, aku sudah mempersiapkan kejutan untukmu :)

Your Valentine,
Yesus


Wrote by Narita Vania Constantia

Ketika hatimu membuatku menepi
Akan kugenggam bibir pantai
Menari bersama biduan pasir
Bercengkrama dengan siluet senja...

Ketika rimbunnya degupan hati
Akan keindahan nyanyian surga
Berjejak bersama desiran cinta
Berlabuh dalam hati kecilmu..

Sungguh..
Cintaku takkan pernah pudar
Selama ufuk masih bercengkrama
Dan biarlah langit menjadi saksi..
Yang memetakan hati
Tiada akhir
Ya, tanpa batas!
Wrote by Narita Vania Constantia


Wrote by Narita Vania Constantia

Hei.. !!!
Saat ada yang bertanya padaku..
"Apa hadiah yang ingin sekali kamu miliki di hari natal ini?"
Jawabanku cuma satu..
DIRIMU!!

Aku menginginkanmu melebihi apapun..
Aku tidak peduli apa pendapat orang tentangmu..
Seberapa buruknya dirimu..
Seberapa banyaknya kekuranganmu..
Itu semua tidak akan pernah mengubah keputusanku!!

Mungkin mereka pikir aku gila!!
Dan ya, ku akui..
Aku sangat tergila-gila mencintaimu..
Jangan tanya alasannya..
Karena aku tidak pernah menemukan alasan apapun untuk mencintaimu.

Mereka bilang cinta sejati itu sudah punah..
Siapa bilang?
Masih ada aku di sini..
Aku adalah cinta sejati!!

Aku mengatakan ini bukan karena aku terlalu PD..
Dan bukan juga karena aku ingin menyombongkan diri..
Tapi aku ingin kamu tahu..
Bahwa aku sangat menantikanmu..
Setiap hari hanya kamu yang kupikirkan;
Dan tahukah kamu?
 Segala yang kulakukan, hanya untukmu..
Aku lebih baik mati..
Daripada hidup tanpamu..

Aku harap kamu membaca suratku ini..
Mungkin ini terlihat sederhana..
Namun percayalah..
Surat ini tidak sesederhana cintaku..
Sampai kapanpun,
Kamu adalah hadiah natal terindahku..


Tertanda, 
(yang sangat mengasihimu)
YESUS

PS:
Have a wonderful Christmas all!!
Thanks for blessing me in your own way..
Even a simple "hi", mean a lot to me. :)
Wrote by Narita Vania Constantia

Ketika sang waktu berjejak mengikuti irama..
Disanalah Engkau memandangku..
SenyumanMu..
Membuatku terpesona..

                         Aku memandangMu dalam diam.. 
                         MenantikanMu menyelesaikannya.. 
                         Setiap torehan.. 
                         Membuatku berarti.. 
                         Dan.. Sungguh.. 
                         Aku sangat menikmati masa itu..

            "Selesai".. 
            "Itu kataMu dengan muka berseri..
             Katanya aku beruntung.. 
             Beruntung bisa menjadi milikMu.. 
             Beruntung karena Engkau yang melukisku.. 
             Dan.. Ya.. kuakui.. 
             Aku memang sangat beruntung.. 
             Karena.. 
             Sampai kapanpun.. 
             Aku selalu menjadi lukisan terindahMu.. 

PS: thanks Daddy for loving me like crazy!!!
Wrote by Narita Vania Constantia

When I lose my way,
And I forget my name
Remind me who I am
In the mirror all I see
Is who I don't wanna be
Remind me who I am

In the loneliest places
When I can't remember what grace is

Tell me, once again
Who I am to You, who I am to You
Tell me, lest I forget
Who I am to You, that I belong to You
To You


When my heart is like a stone 
And I'm running far from home, 
Remind me who I am. 
When I can't receive your love
 Afraid I'll never be enough,
 Remind me who I am.

Ini adalah cuplikan lagu dari Jason Gray yang baru saja kudengar..
seperti yang lagu ini bilang, ada berapa banyak dari kita yang lupa akan diri kita sendiri?
Ya.. Kedengerannya seperti paradoks yang aneh..
tapi itu benar-benar terjadi!!

Seringkali kita lupa siapa diri kita sampai-sampai kita melakukan hal-hal yang sebenernya tidak perlu kita lakukan..

Ingat cerita anak bungsu yang minta warisan dan pergi meninggalkan ayahnya untuk berfoya-foya?? dan pada akhirnya uangnya habis sampai ia ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi (Luk 15:16).

Kalau kita baca terus, saat si bungsu kembali dan ayahnya mengadakan pesta untuk menyambut kedatangannya, si sulung marah kepada ayahnya karena mengganggap ayahnya tidak adil.. maka dari itu  ayahnya berkata "Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu.. (Luk 15:31)

Kata-kata itu sebenernya berlaku juga buat si bungsu. Dia gak perlu pergi dari rumah kalo sekedar mau "berpesta dan bersenang-senang".. Dia bisa menikmati itu semua dirumahnya.. Entah waktu itu apa yang ada didalam pikirannya sampai ia memutuskan pergi meninggalkan ayahnya untuk sekedar mencari kesenangan diluar sana; Tanpa ia sadar, kesenangan yang sesungguhnya ada di rumahnya sendiri..

Anak bungsu ini bener-bener lupa siapa dirinya.. Terlebih lagi lupa statusnya..!! Dia lupa kalau bapaknya memiliki segala yang dia inginkan dan dia tinggal menikmati semua itu tanpa harus berusaha mencarinya di luar..

Semuanya sudah disedikan jauh sebelum anak bungsu ini meminta warisan.. !!

Bagaimana dengan kita?
Saat masalah seakan datang tak henti-hentinya..
Saat sepertinya tidak ada yang peduli denganmu..
Saat orang lain mencoba untuk merendahkanmu..

Apa kamu ingat siapa dirimu?
Apa kamu berlari dan berusaha mencarinya di luar?
Atau kamu datang menghampiri sang Bapa karena kamu tahu siapa dirimu?

Kalau kamu lupa siapa dirimu, biar kuberi tahu..

Engkau adalah anak Raja diatas segala raja..
Engkau memiliki KUASA yang sama yang dimiliki sang RAJA, untuk itu nikmatilah apa yang telah Ia sediakan, katakanlah kepada masalahmu seberapa hebat Bapamu..
Dan..
Kamu tidak perlu mencari penerimaan dari luar karena statusmu adalah anak Raja..

Seorang anak Raja tidak perlu berkeliling ke negrinya dan make sure ke semua orang kalau dia anak raja karena pengakuan datang dari Ayahnya sendiri.

***
Kalau saat ini kamu merasa seperti anak bungsu itu dan takut untuk kembali kepada Bapa.. Ingat ayat ini "Maka bangkitlah Ia dan pergi kepada bapanya. Ketika Ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia" (Luk 15:20)

Dia melihatmu dan menantikanmu kembali.. Sejauh apapun kamu berlari, dia menunggumu ditempat yang sama karena Dia terlalu mencintaimu..

So.. Don't be afraid to come back home, enjoy your status and be blessed.. 
Wrote by Narita Vania Constantia


Sebenarnya aku mau nulis ini sewaktu moment "Indonesian Idol" lagi heboh-hebohnya, tapi berhubung saat itu aku baru pindahan rumah dan belum ada jaringan internet, akhirnya dipending sampai sekarang.. so here we go!!

Bulan-bulan kemarin seperti yang kita tahu, Indonesian Idol kembali mencari penyanyi-penyanyi yang bukan saja berbakat, tetapi juga berkarakter dan memiliki "chemistry". Chemistry menjadi salah satu bagian penting karena kita sebagai penonton pasti sering menerka-nerka atau mempunyai insting juga..

"Kalau si A tuh auranya kurang menonjol sedangkan si B tuh beda bangeth, baru keluar panggung aja udah berasa dia adalah seorang bintang"..

Dan... Indonesian Idol ini membuatku berpikir. Gimana kalau ada ajang "JESUS IDOL" atau "IDOLANYA TUHAN".. siapa yang bakal Dia pilih menjadi anak kesayangannya?

Coba bayangkan kalau kita menjadi salah satu pesertanya.. dan kita tidak menonjol dibandingkan peserta yang lain.. sampai keputusan diambil, akhirnya kita tereliminasi.. tapi tunggu dulu.. juri masih punya HAK VETO untuk menggunakannya kapanpun mereka mau.

Para juri bilang:
"setiap kami mempunyai favoritnya masing-masing dan kamu bukan favorit salah satu dari kami, jadi kami tidak bisa menggunakannya"..

Apa yang ada dipikiran kalian saat juri berbicara seperti itu? sedih? kecewa? down?

Karena ya, memang banyak dari kita merasa kalau kita ini gak ada apa-apanya. Kita kurang berharga, kita kurang istimewa, kita kurang segalanya dibanding orang lain..

Namun, tiba-tiba ada satu juri berkata dengan yakin dan penuh percaya diri..
"Kamu favorit saya!! Kamu sudah menjadi favorit saya sebelum kamu memberikan pertunjukan apapun didepan saya"..

Wow.. bisa dibayangkan.. ibaratnya kita baru masuk ruang juri, kita belum nyanyi, belum menunjukan ke mereka suara kita seperti apa.. dan juri sudah memfavoritkan kita?

Dan apapun yang terjadi, dia adalah satu-satunya juri yang mati-matian memperjuangkan kita sampai tahap final!!

***
Teman, kita ini favoritnya Tuhan lagi. Terlepas dari apa yang sudah kita lakukan atau belum kita lakukan. Kita menjadi favoritnya jauh sebelum kita melakukan apapun. Dia sudah memfavoritkan kita 2000 tahun yang lalu.

Apa kamu ingat saat itu? Saat sepertinya tidak ada yang harus dipertahankan? Saat sudah sewajarnya kita semua dieliminasi?

Dan apa yang Dia lakukan?
Dia menggunakan satu-satunya HAK VETO yang Dia miliki, yaitu Anaknya yang Tunggal.. untuk apa? untuk memfavoritkan kita. Kita yang gak pantas untuk difavoritkan.

How awesome God is!!

Saat rasa ketidakberhargaan itu muncul, penolakan dunia menyakitkanmu, pandanglah SALIB. Itu adalah bukti nyata yang tak terbantahkan.. :)

Be blessed!

Wrote by Narita Vania Constantia
Newer Posts Older Posts Home

Hi! I'm Narita

Narita Vania Constantia

God's Masterpiece

Popular Posts

  • It Is Finished!
    Apa itu kasih karunia? "Sesuatu yang tidak layak kita terima, tapi kita menerimanya".. Ya, itu adalah sepenggal dari pel...
  • God Loves You, No More No Less!
    I am amazed by this statement. "Ketika malaikat jatuh, Dia membuangnya, ketika manusia jatuh, Dia mengejarnya. -Ps Chris Manusama ...
  • Sew in Love
    Ketika menulis adalah rajutan Dengan tali temali yang jenaka Akan kupetik bingkai kehidupan Dan kuukir namaMu disana.. Ya.....
  • Love Letter
    My Dear.. Aku mencintaimu! Mungkin kamu bosan mendengarnya.. Entah, sudah ribuan kali aku mengatakannya kepadamu. bahkan surat-...
  • Kebahagiaan
    Pernahkah kalian melewati waktu-waktu yang begitu menggembirakan, sehingga kalian berharap moment itu tidak pernah berakhir? Kalau kal...

Lastest Post

Tags

Christmas Fairy Faith Good Friday Grace Grateful Honor Hope Jesus Letter Love Mom My Random Thoughts My Story Peace Photo Editing Playlist Poem Pulau Seribu Rest Sermon Valentine Wise Woman
Powered by Blogger.

More Post by Narita

  • ▼  2016 (3)
    • ▼  July (1)
      • God Loves You, No More No Less!
    • ►  March (2)
  • ►  2014 (3)
    • ►  January (3)
  • ►  2013 (8)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  March (1)
    • ►  February (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2012 (22)
    • ►  December (2)
    • ►  October (2)
    • ►  August (1)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (2)
    • ►  February (3)
    • ►  January (10)
  • ►  2011 (52)
    • ►  December (3)
    • ►  November (1)
    • ►  October (6)
    • ►  September (3)
    • ►  August (5)
    • ►  July (12)
    • ►  June (22)

FOLLOW ME @ INSTAGRAM

Copyright © 2016 Pièce De Résistance. Designed by OddThemes & Blogger Templates