Pièce De Résistance

Different but Unique | Greatly blessed | Highly Favored | Deeply Loved |™



I am amazed by this statement. "Ketika malaikat jatuh, Dia membuangnya, ketika manusia jatuh, Dia mengejarnya. -Ps Chris Manusama

Pernah gak kalian berada di satu titik terlelah kalian? Entah karena kerjaan yang itu-itu aja, keadaan keluargamu tidak seperti yang kamu inginkan, hubunganmu dengan pacar, ada yang belum bisa move on, atau bagi yang jomblo, belum menemukan pasangan hidup, bahkan mungkin hubunganmu dengan dirimu sendiri!

Terlepas dari itu, I just want you to know that He loves you so much!!!

Banyak dari kalian mungkin sudah tahu lagu anak-anak ini dan kalian sering menyanyikannya waktu jaman sekolah minggu dulu.

Jesus loves me! This I know,
For the Bible tells me so;
Little ones to Him belong;
They are weak, but He is strong.


Pertanyaannya..
Apakah kamu benar-benar tau kalau Dia sangat mengasihimu?
Apakah kamu MEMBIARKAN Dia untuk mengasihimu?
Apakah kamu datang kepadaNya seperti seorang anak kecil yang begitu percaya kepada Bapanya?

Tunggu..
Aku tahu, gak semua dari kalian punya figur bapa yang sempurna di dunia. Tapi kabar baiknya adalah Dia mau menjadi Bapamu!

Balik lagi ke statement ini:

"Ketika malaikat jatuh, Dia membuangnya, ketika manusia jatuh, Dia mengejarnya"

See.. siapakah kita? Sampai Dia sayang bangeth ngeth ngeth dan rela mengejarnya bahkan mati diatas kayu salib???

Wow.. bener-bener gak ada seorangpun yang bisa menjelaskannya!

kembali ke jaman penciptaan.. tau gak kenapa our Daddy in heaven repot-repot menciptakan 5 hari, setelah itu di hari ke 6, Dia menciptakan kita? Itu Dia lakukan, supaya saat kita tercipta, semuanya sudah ready untuk kita, dan yang Dia minta untuk kita lakukan hanya menguasai dan menaklukan bumi!!! Isn't it amazing?

Dia begitu detail memperhatikan segalanya. Our super big Daddy menciptakan dunia untuk kita. Dia menciptakan segalanya supaya kita bisa menikmatinya bersama Dia. Dia bahkan mengasihi kita, sebelum kita diciptakan!!!

Ke-detailan Dia tidak berhenti disana. Bahkan setelah manusia jatuh dalam dosa, Dia tetap adalah Tuhan yang sangat detail.


Alasa kenapa Dia sampai mau jadi manusia:
Since the children are made of flesh and blood, it’s logical that the Savior took on flesh and blood in order to rescue them by his death. By embracing death, taking it into himself, he destroyed the Devil’s hold on death and freed all who cower through life, scared to death of death. Hebrews 2:14-15 MSG
1. Karena kita adalah manusia yang terdiri dari darah dan daging, maka Dia juga dilahirkan sebagai manusia, supaya Dia juga dapat mati, dan dengan kematianNya, dia mematahkan kuasa maut. 

It’s obvious, of course, that he didn’t go to all this trouble for angels. It was for people like us, children of Abraham. That’s why he had to enter into every DETAIL of human life. Then, when he came before God as high priest to get rid of the people’s sins, he would have already experienced it all himself—all the pain, all the testing—and would be able to help where help was needed. Hebrews 2:16-18 MSG
2. Bahkan sangat jelas di ayat itu tertulis, Dia tidak masuk kedalam semua masalah ini, untuk malaikat. Dia khusus melakukannya untuk kita. Dengan segala Ke-detailan-Nya, Dia masuk ke dalam kehidupan manusia, supaya Dia dapat merasakan apa yang kita rasakan. Kesakitan-kesakitan kita, rasa tertolak, rasa tidak diterima, rasa tidak berharga.. dan tujuannya cuma satu, supaya Dia dapat membantu kita disaat kita berada di posisi itu. 

Hei!!!
Dia melakukan itu semua hanya untuk kita! Udah kita yang ngelakuin kesalahan, Dia yang fix it.. dan tidak sampai disana. Dia do the extra mile, Dia willing mau bantu kita saat kita butuh bantuan bahkan Dia menjanjikan kita berkat-berkat abraham!


HOW HE LOVES US SO MUCH!

Saat kalian tahu ini, saat kalian mengerti God is crazy in love with us, Kalian akan melihat kehidupanmu dengan cara pandang yang sangat berbeda. Di tengah-tengah kehidupan kalian, berhentilah sejenak. Rasakan kasihNya yang memelukmu erat. Terimalah cintaNya yang tidak terbatas.

Ya, kamu dicintai.. bahkan ketika kamu tidak bisa mencintai dirimu sendiri. 

Bukan kamu yang memberikan hidupmu untuk Dia, tapi Dia yang memberikan hidupNya untukmu!
Maukah kamu membiarkan Dia untuk ambil alih hidupmu? Pilihan ada ditanganmu. Dan percayalah, kehidupanmu tidak akan sama lagi saat kamu membiarkanNya untuk memegang kendali atas kehidupanmu, dan terobosan demi terobosan pasti akan terjadi!

Be blessed! 
Wrote by Narita Vania Constantia


Ketika menulis adalah rajutan
Dengan tali temali yang jenaka
Akan kupetik bingkai kehidupan
Dan kuukir namaMu disana..

Ya..
Nama yang menghiasi langit nan elok
Nama yang membuatku mengerti,
Mengapa aku dicintai..
Nama yang menyejukan degup waktu
Nama yang memberikanku alunan terindah..

Aku..
Jatuh..
Cinta..

Mungkin ini percikan terindah dari halaman hidupku
Mengetahui bahwa Dirinya mencintaiku
Melebihi hamparan semesta..
Membuatku tertegun..
Mengapa? 
Hanya itu gemaku..

"Aku mencintaimu karena Aku mencintaimu"
Hanya itu yang terus berdendang dalam batinku
Dan rajutan ini..
Akan kusimpan dalam detakku
Selamanya.




Wrote by Narita Vania Constantia


Pernahkah kalian melewati waktu-waktu yang begitu menggembirakan, sehingga kalian berharap moment itu tidak pernah berakhir?

Kalau kalian pernah, berarti kalian normal!!!

Yepz, semua orang mendambakan kebahagiaan, dan ini adalah impian semua orang yang tidak terelakkan. Pencarian demi pencarian terus dilakukan. Dari hal yang positif, bahkan sampai hal-hal yang sebenarnya mungkin mereka sesali di kemudian hari. Kalau ditanya. jawabannya bisa dibilang seragam "saya pikir, hal itu dapat membuat saya bahagia".

kebahagiaan? apa itu bahagia? sehingga seluruh dunia berusaha mencarinya dan bisa dibilang berusaha menciptakannya?


Kekayaan?
Adolf Merckle, orang terkaya di Jerman menabrakan tubuhnya ke kereta api.   

Popularitas?
Michael Jackson, penyanyi terkenal di USA minum obat tidur hingga over dosis. 

Kekuasaan?
Getulio Vargas, presiden Brazil menembak jantungnya sendiri. 

Kecantikan?
Marilyn Monroe, artis cantik dari USA meminum alkohol dan obat depresi hingga overdosis.


Lantas.. kalau itu semua bukan sumber dari kebahagiaan, apa itu kebahagiaan sesungguhnya?

Well.. ada banyak sekali definisi "Bahagia".. setiap orang punya cerita dan pandangannya sendiri tentang arti dari kebahagiaan.. namun, buatku bahagia itu adalah..


When you are at the end of your rope. 
With less of you, and more of God..

When you are content with just who you are, no more, no less. 
That's the moment you find yourselves proud owners of everything that can not be bought.

When you have worked up a good appetite for God. 
He's food and drink in the best meal you'll ever eat. 

When you care.
At the moment of being 'care-full', you find yourselves cared for.

When you are being loved
by the Creator of all


Pada akhirnya aku belajar bahwa kebahagiaan bukan tentang APA yang aku miliki. tetapi SIAPA yang aku miliki. Ketika aku memiliki Dia, sang sumber kebahagiaan itu sendiri, maka kebahagiaan akan terus mengalir seumpama mata air yang takkan pernah kering. 


Wrote by Narita Vania Constantia


Semalam..
Langkah rintik hujan
Mengawali malamku..

Semalam jua..
Celoteh riangmu 
Membuatku terpingkal..

Apakah kau tau?
Bahwa petir dan kilat ikut menyaksikannya?
Aku berharap
Malam ini sang Canopus mewarnai langit
Namun apa daya?
Lanuarius datang
Dan tak dapat terhindarkan..

Aku jadi ingat kisah troya
Ketika Akhaia menyerangnya
Begitu juga kisah Aristides

Entah, dari mana tepatnya
Namun cahayanya mampu
Menyunggingkan senyum diwajahku.

Terlepas dari itu..
Aku merindukanmu..
Melebihi bintang-bintang itu.


* Canopus : bintang paling pada bulan desember tanggal 28-29
   Lanuarius : bulan januari (latin)
   


Wrote by Narita Vania Constantia


Ketika Perianthium membangunkanku
Nektar Sedang bercengkrama dengan siluet matahari
Aku disana
Melihatmu dari alam jenaka
Sekelebat aku tersenyum
Riang karena kau datang

Nyanyian alam tak mampu menghentikanku
Untuk berdendang bersamamu
1 petik
2 petik
Aku memutar - mutar 
Mengibaskan Corolla-ku
Sang angin seakan mengikuti iramaku
Memberikanku sentuhan lembutnya..

Aku bahagia
Seperti sang peri keluar dari bivalvia-nya
Menghirup alunan embun
Dalam eksotis pagi
Menyatu
Dalam guratan sang pencipta



* Perianthium = perhiasan bunga
   Corolla = mahkota bunga
   Bivalvia = sepasang cangkang

Wrote by Narita Vania Constantia
@flyover kasablanca
Flyover Casablanka

Minggu pagi kemarin ini seperti biasa aku sangat menikmati perjalanku. Waktu baru menunjukan jam 6.15 ketika aku berada di atas flyover Casablanka. Tercengang dengan karyaNya. Pantulan sinar matahari dari balik awan membuatku ingin membuka kaca sejenak. Angin semilir seakan memelukku. Dan aku mulai mengarahkan kamera seakan tidak ingin kehilangan moment itu.

Disanalah.. dengan tidak sengaja aku membidik "light stand".. dan Roh Kudus mengajariku banyak hal. Malam itu aku membuka ayat yang menceritakan bagaimana supaya kita bisa menjadi terang.. Bunyinya seperti ini..

Matius 5:15-16 (TB) Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

Saat aku membaca ayat ini, yang terlintas dipikiranku adalah:
"Aku harus jadi orang yang lebih baik lagi"
"Aku harus lebih sabar lagi"..
"Aku harus excellent dengan apa yang aku lakukan"..
"Aku harus abcde.."
Kita bisa membuat list ini jauh semakin panjang.

Ayat ini seakan mengatakan, kita melakukan perbuatan baik (our efforts) supaya orang bisa melihat apa yang kita lakukan dan mereka bisa memuliakan Bapa kita.

No, no, no..
Aku bukan mengatakan kalau itu salah, tapi ada hal yang lebih mendasar dari itu..

Sampai aku membaca versi The Message..

Matthew 5:14-16 (MSG) “Here’s another way to put it: You’re here to be light, bringing out the God-colors in the world. God is not a secret to be kept. We’re going public with this, as public as a city on a hill. If I make you light-bearers, you don’t think I’m going to hide you under a bucket, do you? I’m putting you on a light stand. Now that I’ve put you there on a hilltop, on a light stand—shine! Keep open house; be generous with your lives. By opening up to others, you’ll prompt people to open up with God, this generous Father in heaven.

Coba kita sama-sama perhatikan kalimatnya..

"If I make you light-bearers"

Pertanyaannya, siapa yang menjadikan kita "light-bearers"?
Jelas bukan diri kita sendiri. Bukan our own efforts. Tapi Yesus sendiri yang menjadikan kita si "pembawa cahaya".

"I’m putting you on a light stand. Now that I’ve put you there on a hilltop, on a light stand—shine!"
Setelah Dia menjadikan kita si "pembawa cahaya", Dia meletakkan kita "on a light stand".. jadi posisi kita bukan dibawah.. bukan dibalik gantang apalagi dikolong tempat tidur. Hehe..

Supaya lampu dapat menyinari sekelilingnya, lampu itu perlu diletakkan ditempat yang cukup tinggi. Bahkan melebihi itu.. Dia meletakkan kita "on a hilltop"!!! Wowww.. can you imagine that? Dia membawa kita naik sampai ke bukit? Nooo.. Dia membawa kita sampai ke PUNCAK bukit dan itu artinya posisi kita di paling atas!

Lalu ayat itu berlanjut.. Dia meminta kita untuk "Shine". Jadi tugas kita cuma "shine". Lampu baru bisa nyala atau bercahaya jika ada sumbernya. Saat sumbernya mati, maka lampu itu akan mati, begitu juga sebaliknya.. Dan "Sumber" yang kita punya itu gak pernah mati dan gak bisa mati! He has conquered the grave, He is our alpha and omega. He is the King of Kings yang kerajaannya gak terbatas ruang dan waktu.

Jadi bersinar tidaknya kita, semua tergantung dari si "Sumber" itu. Dia gak minta kita untuk berusaha keras menjadi bersinar. Dia gak memberikan kita list bagaimana supaya kita bisa bersinar.
As simple as the light connects to the source.. bang!! Naturally kita akan menyala dengan sendirinya.

"be generous with your lives. By opening up to others, you’ll prompt people to open up with God, this generous Father in heaven."
I love how this verse goes on.. Ayat ini gak meminta kita untuk "be generous" dulu baru Dia menjadikan kita "light-bearers". Tapi sebaliknya.. Dia menjadikan kita "light-bearers" terlebih dahulu.

Dengan kata lain.. Dia tidak meminta kita untuk menjadi terang tanpa menyupply terang itu sendiri. He is our source! dan ketika kita sudah bersinar, secara otomatis kita akan menerangi sekeliling kita.
So, being generous is not a must.. but because it is our basic nature.

be blessed!
Wrote by Narita Vania Constantia

Ketika bingkai menjadi genggaman terakhir
Akankah sang pelukis menorehkan lagi tintanya?
atau barangkali..
Ia sudah lupa..
Dimana meletakkan kuasnya?

Sesekali lonceng waktu berdetik
Berharap ia kembali..
Kembali menelusuri jalan-jalan setapak
Kembali bermain dengan hijaunya daun
Gemericik angin semilir..
Hiruk pikuk langit..

Namun..
Ia tak bergeming
Bingkai itu teronggok
Tintanya menetes dalam diam
Kuasnya berdiri membeku 
Kucoba membacanya
dan aku tak mengerti!

ahh..
Bangunlah..
Musim semi sebentar lagi..
Bermainlah bersama siluet senja
Nyanyikan melodi surga untukku..

PS: sang Imaji
Wrote by Narita Vania Constantia

Aku tak mengerti..
Ketika barisan dandelion saling bercengkrama..
Mengikuti dendang alam..

Tabuhan..
Riuh..
Bisikkan irama ultrasonik..
Jentikan putihnya yang melambai.
Seakan memanggil untuk kembali.

Sampai kapankah?
Aku tak tau.
Berapa lamakah?
Seusia "Posidonia Oceanica" barangkali..

Ah, sudah lahh.. 
Aku tak perlu itu. 
Harusnya aku memang tak pernah tahu.. 
Hingga pinuspun meletup.. 
Membawaku dalam tanda tanya.

*PS: Ajari aku (titik)
Wrote by Narita Vania Constantia


Hari itu..
Di beranda hidupku..
Kau mampir dengan senyuman lebarmu.
Senyum yang cukup luas,
Hingga membuatku tergelitik.
Sesekali kau berulah seperti bunglon..
Dan mengejutkanku dengan tingkahmu.

                  Di lain detik..
                  Kau seakan lupa ingatan..
                  Lupa akan eksistensiku,
                  Lupa akan sayapku.
                  Kau menyeruput kegirangan,
                  Tanpa melibatkanku!

Aku berdoa,
Sang merpati tiba lebih pagi..
Dan dengan lekasnya hinggap dalam irama langit.

PS: aku sudah membuatkanmu teh. 

Wrote by Narita Vania Constantia


Ku ingat saat-saat itu. Dimana dunia hanya AKU. Kau disana, muncul dengan cara yang tak terduga dan berakhir dengan tak terduga. Begitu cepat.. Hingga aku tak sempat mengucapkan "selamat tinggal". Kupikir, kita masih bisa berjumpa.. Kupikir, kita masih mampu menghabiskan waktu ribuan tahun lagi untuk bertemu disaat-saat yang "ditentukan".

Namun kau pergi begitu cepat.. Meninggalkan bayangan yang tak akan pernah hilang dalam ingatanku. Sejujurnya aku menyesal.. Menyesal karena tidak sempat berceloteh riang denganmu, menyesal karena "tertawa" begitu berat bagiku. Seandainya aku tahu lebih lekas..

Saat itu aku ingat, kau berusaha melindungiku. Mungkin hal sederhana.. Namun aku mengingat dengan jelas semuanya.. Saat kita berbincang diantara gemericiknya angin pantai dengan ucapan ringan tak penting.. Apakah kau juga mengingatnya?

Bagiku, kau selalu hidup. Karena kau belum benar-benar mengatakan salam perpisahan untukku!! Aku benci kala aku menitikkan air mata perpisahan. Aku benci saat melihatmu tak berdaya.. Aku benci saat "kenangan" tak bisa benar-benar membawamu kembali.


PS: aku kehabisan kata-kata. Dengarkanlah apa yang tak terkatakan.


Wrote by Narita Vania Constantia

Berkelana
Bersenda gurau
Dalam gaung malam..

Memetakan lamunan
Berkibaskan bayang dan gerik,
Berderai dalam kerlipnya hitam pekat.

Seandainya, sang detik berlaju..
Aku bisa melihat "nya" lebih cepat
Akan kusimpan segenggam cahaya..
Yang takkan pernah pudar,
Hingga waktu menemukan porosnya.


PS: kenyataan membantuku berpijak!
Wrote by Narita Vania Constantia

Hari ini kita memperingati "good friday"; dalam bahasa Indonesia biasa kita menyebutnya jumat agung..

Good Friday? Tiba-tiba kata itu menjadi begitu istimewa bagiku. Ya, hari ini benar-benar good friday untukku. Wait!! apanya yang "good" kalau Yesus harus mati menggantikan kita?

Yeah, that's the point! Itulah "good news".. Yesus yang empunya segalanya, pencipta alam semesta, Raja diatas segala raja, mengasihiku? Apa istimewanya aku sampai Dia mencintaiku dengan cintaNya yang sempurna? Kalau dipikir-pikir, kita tidak akan pernah bisa menemukan alasannya.

Pernah berpikir, apabila salah satu orang paling berpengaruh dan terkaya di dunia ini datang kepadamu dan memberikan pernyataan kepada media kalau dia akan memberikan seluruh harta kekayaannya kepadamu dan kamu dijadikan pewarisnya?

Apa yang kamu lakukan? Speechless? Shock? Bingung, kenapa dari jutaan orang didunia ini, dia memilihmu?

Bagaimana dengan Yesus? Dia adalah pribadi penguasa alam semesta dan tidak ada seorangpun yang bisa mengalahkanNya, Dia datang ke dunia untuk memberikan warisan kepadamu.. Dan ingat, salah satu syarat untuk pewaris bisa menikmati kekayaannya adalah apabila sang pemberi warisan sudah mati!!

Tepat itulah yang Yesus lakukan!! Yesus datang ke dunia bukan hanya mati untuk dosa-dosa kita! Tetapi Dia mati supaya kita bisa menikmati segala warisannya! Cerita tidak terhenti disini.. Pada hari yang ketiga Dia bangkit dan duduk disebelah kanan Allah Bapa..

It's so amazing.. "Kamu sudah mengenal anugerah Tuhan kita Yesus Kristus. Kamu tahu bahwa Kristus sangat kaya, tetapi karena kamu Ia telah menjadi miskin. Kristus telah melakukan hal itu sehingga kamu dapat menjadi kaya karena kemiskinanNya" (2 Kor 8:9, AMD)

Ketika kamu tahu kalau kamu anak Raja,
ketika kamu tahu kalau kamulah pewaris kekayaanNya dan warisan itu sudah diberikanNya kepadamu..
Ketika kamu tahu kalau kamu dicintaiNya dengan seluruh hidupNya..
Kehidupanmu tidak akan sama lagi.
Kamu tidak akan suka lagi untuk melakukan dosa..

Hei, seorang anak Raja pasti tidak akan suka main kotor-kotor, karena dia tau, dia di design bukan untuk hal-hal seperti itu, dia di design untuk memerintah bersama denganNya.

Percayalah bukan pertobatan kita yang menuntun kita kepada kebaikan Tuhan, tetapi kebaikan Tuhanlah yang menuntun kita kepada pertobatan. (Roma 2:4)

Have a blessed day, enjoy your status and good friday is yours :)
Wrote by Narita Vania Constantia

My Dear..
Aku mencintaimu!
Mungkin kamu bosan mendengarnya..
Entah, sudah ribuan kali aku mengatakannya kepadamu.
bahkan surat-suratku pun tak lebih dan tak kurang, berisi pernyataan cintaku kepadamu..

Sungguh..
Yakinlah bahwa aku teramat sangat mencintaimu..
Setiap detik hatiku merindukanmu.
Jika aku harus memilih antara diriku dan dirimu,
Aku akan memilih dirimu.
Mungkin kamu bertanya-tanya mengapa..
Ya.. karena kamu adalah HIDUPKU!

Mati?
Aku berani mati kalau itu untukmu.
Apapun akan kulakukan kalau itu tentangmu.
Apa kamu ingat saat itu?
Ketika kamu disalahkan..
Direndahkan..
Dihakimi..
Aku disana menjadi PEMBELAMU..
dan siapapun yang ingin menyakitimu,
Mereka harus berhadapan denganKu!

Mungkin kedengarannya seperti ksatria dengan kuda putihnya..
Membawamu pergi dari masa lalumu..
dan..
Ya, itulah yang aku lakukan..
Namun..
Bukan dengan kuda putih aku menjemputmu..
Tetapi dengan kereta kerajaanKu
Bukan hanya membawamu pergi dari masa lalumu,
Tetapi aku menjadikanmu pewarisKu!

Apa?
Kamu merasa bersalah karena pernah menjauhiKu?
dan.. kamu merasa tidak layak menerima semua itu?
Hei!!
Aku tidak pernah memikirkan hal itu..
Bahkan aku lupa kalau kamu pernah melakukannya.

Kemarilah..
Aku sudah menampung air matamu di kirbatku..
Izinkan aku untuk menghapusnya..
Cukuplah sudah masa-masa penantian
Karena kamu tidak perlu menanti lagi.
Aku sudah memberikan semuanya untukmu..
Bahkan semuanya sudah kuselesaikan.

PS: temui aku di taman hatimu, aku sudah mempersiapkan kejutan untukmu :)

Your Valentine,
Yesus


Wrote by Narita Vania Constantia

Ketika hatimu membuatku menepi
Akan kugenggam bibir pantai
Menari bersama biduan pasir
Bercengkrama dengan siluet senja...

Ketika rimbunnya degupan hati
Akan keindahan nyanyian surga
Berjejak bersama desiran cinta
Berlabuh dalam hati kecilmu..

Sungguh..
Cintaku takkan pernah pudar
Selama ufuk masih bercengkrama
Dan biarlah langit menjadi saksi..
Yang memetakan hati
Tiada akhir
Ya, tanpa batas!
Wrote by Narita Vania Constantia


Wrote by Narita Vania Constantia

Hei.. !!!
Saat ada yang bertanya padaku..
"Apa hadiah yang ingin sekali kamu miliki di hari natal ini?"
Jawabanku cuma satu..
DIRIMU!!

Aku menginginkanmu melebihi apapun..
Aku tidak peduli apa pendapat orang tentangmu..
Seberapa buruknya dirimu..
Seberapa banyaknya kekuranganmu..
Itu semua tidak akan pernah mengubah keputusanku!!

Mungkin mereka pikir aku gila!!
Dan ya, ku akui..
Aku sangat tergila-gila mencintaimu..
Jangan tanya alasannya..
Karena aku tidak pernah menemukan alasan apapun untuk mencintaimu.

Mereka bilang cinta sejati itu sudah punah..
Siapa bilang?
Masih ada aku di sini..
Aku adalah cinta sejati!!

Aku mengatakan ini bukan karena aku terlalu PD..
Dan bukan juga karena aku ingin menyombongkan diri..
Tapi aku ingin kamu tahu..
Bahwa aku sangat menantikanmu..
Setiap hari hanya kamu yang kupikirkan;
Dan tahukah kamu?
 Segala yang kulakukan, hanya untukmu..
Aku lebih baik mati..
Daripada hidup tanpamu..

Aku harap kamu membaca suratku ini..
Mungkin ini terlihat sederhana..
Namun percayalah..
Surat ini tidak sesederhana cintaku..
Sampai kapanpun,
Kamu adalah hadiah natal terindahku..


Tertanda, 
(yang sangat mengasihimu)
YESUS

PS:
Have a wonderful Christmas all!!
Thanks for blessing me in your own way..
Even a simple "hi", mean a lot to me. :)
Wrote by Narita Vania Constantia

Ketika sang waktu berjejak mengikuti irama..
Disanalah Engkau memandangku..
SenyumanMu..
Membuatku terpesona..

                         Aku memandangMu dalam diam.. 
                         MenantikanMu menyelesaikannya.. 
                         Setiap torehan.. 
                         Membuatku berarti.. 
                         Dan.. Sungguh.. 
                         Aku sangat menikmati masa itu..

            "Selesai".. 
            "Itu kataMu dengan muka berseri..
             Katanya aku beruntung.. 
             Beruntung bisa menjadi milikMu.. 
             Beruntung karena Engkau yang melukisku.. 
             Dan.. Ya.. kuakui.. 
             Aku memang sangat beruntung.. 
             Karena.. 
             Sampai kapanpun.. 
             Aku selalu menjadi lukisan terindahMu.. 

PS: thanks Daddy for loving me like crazy!!!
Wrote by Narita Vania Constantia

When I lose my way,
And I forget my name
Remind me who I am
In the mirror all I see
Is who I don't wanna be
Remind me who I am

In the loneliest places
When I can't remember what grace is

Tell me, once again
Who I am to You, who I am to You
Tell me, lest I forget
Who I am to You, that I belong to You
To You


When my heart is like a stone 
And I'm running far from home, 
Remind me who I am. 
When I can't receive your love
 Afraid I'll never be enough,
 Remind me who I am.

Ini adalah cuplikan lagu dari Jason Gray yang baru saja kudengar..
seperti yang lagu ini bilang, ada berapa banyak dari kita yang lupa akan diri kita sendiri?
Ya.. Kedengerannya seperti paradoks yang aneh..
tapi itu benar-benar terjadi!!

Seringkali kita lupa siapa diri kita sampai-sampai kita melakukan hal-hal yang sebenernya tidak perlu kita lakukan..

Ingat cerita anak bungsu yang minta warisan dan pergi meninggalkan ayahnya untuk berfoya-foya?? dan pada akhirnya uangnya habis sampai ia ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi (Luk 15:16).

Kalau kita baca terus, saat si bungsu kembali dan ayahnya mengadakan pesta untuk menyambut kedatangannya, si sulung marah kepada ayahnya karena mengganggap ayahnya tidak adil.. maka dari itu  ayahnya berkata "Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu.. (Luk 15:31)

Kata-kata itu sebenernya berlaku juga buat si bungsu. Dia gak perlu pergi dari rumah kalo sekedar mau "berpesta dan bersenang-senang".. Dia bisa menikmati itu semua dirumahnya.. Entah waktu itu apa yang ada didalam pikirannya sampai ia memutuskan pergi meninggalkan ayahnya untuk sekedar mencari kesenangan diluar sana; Tanpa ia sadar, kesenangan yang sesungguhnya ada di rumahnya sendiri..

Anak bungsu ini bener-bener lupa siapa dirinya.. Terlebih lagi lupa statusnya..!! Dia lupa kalau bapaknya memiliki segala yang dia inginkan dan dia tinggal menikmati semua itu tanpa harus berusaha mencarinya di luar..

Semuanya sudah disedikan jauh sebelum anak bungsu ini meminta warisan.. !!

Bagaimana dengan kita?
Saat masalah seakan datang tak henti-hentinya..
Saat sepertinya tidak ada yang peduli denganmu..
Saat orang lain mencoba untuk merendahkanmu..

Apa kamu ingat siapa dirimu?
Apa kamu berlari dan berusaha mencarinya di luar?
Atau kamu datang menghampiri sang Bapa karena kamu tahu siapa dirimu?

Kalau kamu lupa siapa dirimu, biar kuberi tahu..

Engkau adalah anak Raja diatas segala raja..
Engkau memiliki KUASA yang sama yang dimiliki sang RAJA, untuk itu nikmatilah apa yang telah Ia sediakan, katakanlah kepada masalahmu seberapa hebat Bapamu..
Dan..
Kamu tidak perlu mencari penerimaan dari luar karena statusmu adalah anak Raja..

Seorang anak Raja tidak perlu berkeliling ke negrinya dan make sure ke semua orang kalau dia anak raja karena pengakuan datang dari Ayahnya sendiri.

***
Kalau saat ini kamu merasa seperti anak bungsu itu dan takut untuk kembali kepada Bapa.. Ingat ayat ini "Maka bangkitlah Ia dan pergi kepada bapanya. Ketika Ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia" (Luk 15:20)

Dia melihatmu dan menantikanmu kembali.. Sejauh apapun kamu berlari, dia menunggumu ditempat yang sama karena Dia terlalu mencintaimu..

So.. Don't be afraid to come back home, enjoy your status and be blessed.. 
Wrote by Narita Vania Constantia


Sebenarnya aku mau nulis ini sewaktu moment "Indonesian Idol" lagi heboh-hebohnya, tapi berhubung saat itu aku baru pindahan rumah dan belum ada jaringan internet, akhirnya dipending sampai sekarang.. so here we go!!

Bulan-bulan kemarin seperti yang kita tahu, Indonesian Idol kembali mencari penyanyi-penyanyi yang bukan saja berbakat, tetapi juga berkarakter dan memiliki "chemistry". Chemistry menjadi salah satu bagian penting karena kita sebagai penonton pasti sering menerka-nerka atau mempunyai insting juga..

"Kalau si A tuh auranya kurang menonjol sedangkan si B tuh beda bangeth, baru keluar panggung aja udah berasa dia adalah seorang bintang"..

Dan... Indonesian Idol ini membuatku berpikir. Gimana kalau ada ajang "JESUS IDOL" atau "IDOLANYA TUHAN".. siapa yang bakal Dia pilih menjadi anak kesayangannya?

Coba bayangkan kalau kita menjadi salah satu pesertanya.. dan kita tidak menonjol dibandingkan peserta yang lain.. sampai keputusan diambil, akhirnya kita tereliminasi.. tapi tunggu dulu.. juri masih punya HAK VETO untuk menggunakannya kapanpun mereka mau.

Para juri bilang:
"setiap kami mempunyai favoritnya masing-masing dan kamu bukan favorit salah satu dari kami, jadi kami tidak bisa menggunakannya"..

Apa yang ada dipikiran kalian saat juri berbicara seperti itu? sedih? kecewa? down?

Karena ya, memang banyak dari kita merasa kalau kita ini gak ada apa-apanya. Kita kurang berharga, kita kurang istimewa, kita kurang segalanya dibanding orang lain..

Namun, tiba-tiba ada satu juri berkata dengan yakin dan penuh percaya diri..
"Kamu favorit saya!! Kamu sudah menjadi favorit saya sebelum kamu memberikan pertunjukan apapun didepan saya"..

Wow.. bisa dibayangkan.. ibaratnya kita baru masuk ruang juri, kita belum nyanyi, belum menunjukan ke mereka suara kita seperti apa.. dan juri sudah memfavoritkan kita?

Dan apapun yang terjadi, dia adalah satu-satunya juri yang mati-matian memperjuangkan kita sampai tahap final!!

***
Teman, kita ini favoritnya Tuhan lagi. Terlepas dari apa yang sudah kita lakukan atau belum kita lakukan. Kita menjadi favoritnya jauh sebelum kita melakukan apapun. Dia sudah memfavoritkan kita 2000 tahun yang lalu.

Apa kamu ingat saat itu? Saat sepertinya tidak ada yang harus dipertahankan? Saat sudah sewajarnya kita semua dieliminasi?

Dan apa yang Dia lakukan?
Dia menggunakan satu-satunya HAK VETO yang Dia miliki, yaitu Anaknya yang Tunggal.. untuk apa? untuk memfavoritkan kita. Kita yang gak pantas untuk difavoritkan.

How awesome God is!!

Saat rasa ketidakberhargaan itu muncul, penolakan dunia menyakitkanmu, pandanglah SALIB. Itu adalah bukti nyata yang tak terbantahkan.. :)

Be blessed!

Wrote by Narita Vania Constantia

Pagi itu, aku menelurusi sebuah lorong. Sejauh mata memandang yang ku lihat hanya pintu-pintu yang tertutup rapat. Sungguh aneh pikirku. Terangnya matahari pagi tidak mampu menembus lorong-lorong itu, sehingga yang terlihat hanya kegelapan. Aku hanya mengandalkan beberapa lampu kecil yang seakan sudah usang karena usia dan berharap kalau sinarnya tidak akan redup sampai aku tiba pada tujuanku.

Aku tahu kalau itu pagi karena aku mendengar kawanan burung yang sedang berdendang dan paduan suara kecil dari sekumpulan serangga. Aku bisa mendengar semua itu.. tapi tetap saja aku tidak dapat melihat mereka.

Gema langkah sepatuku memenuhi lorong itu. Setiap kali aku melangkah, rasanya lorong itu akan semakin panjang dan seakan aku tidak akan pernah sampai pada tujuanku. Sesekali aku berlari kecil, berharap sebentar lagi akan tiba.. nyatanya lorong itu terus memanjang dan memanjang..

Tunggu dulu.. aku mendengar suara. Irama suara yang riang berasal dari belakangku. Kuberanikan diri untuk menoleh, meski rasa takut membuat sekujur tubuhku kaku. Disana aku melihat "petugas kebersihan". Aku menyimpulkannya petugas kebersihan karena ia memakai seragam dan membawa sapu serta alat-alat kebersihan lainnya. Ia menyapu setiap langkah-langkah yang aku lewati dan aku menyadari bahwa setiap aku melangkah, aku meninggalkan jejak. Jejak yang berasal dari sepatuku!!

Sewaktu aku menunduk dan ingin melihat seberapa kotornya sepatuku, aku baru menyadari kalau dikantong bajuku ada secarik kertas dan lucunya aku tidak melihatnya sedari tadi. Secara perlahan aku membukanya, disana tertulis "kapan saja kamu membutuhkanku, panggil saja aku" salam, "PETUGAS KEBERSIHAN"..

Aku menoleh lagi dan petugas kebersihan itu menghilang.. hmmmm,,
membutuhkan?
Pikirku, dia hanya seorang petugas kebersihan, untuk apa aku memanggil dia? apa yang bisa dia lakukan? selain membersihan jejakku tadi?
Aku tidak butuh seorang yang membersihkan jejak! aku butuh seorang yang memberi tahu dimana aku berada sekarang..

Aku berlari lagi dan terus berlari.. tetap saja yang kulihat hanya lorong dan lorong. Aku lelah.. Aku ingin keluar dari sini. Kenapa tempat ini sunyi sekali?

Entah sudah berapa jauh aku melangkah.. tapi tetap saja aku tidak melihat apapun selain pintu dan kegelapan ini. sesekali aku terduduk, nafasku hampir habis. Seketika itu juga "petugas kebersihan" itu terdengar lagi.. dan kali ini ia sangat berisik.. sewaktu aku menoleh, aku melihatnya membawa satu keranjang penuh kunci dan itu terus saja bergemerincing.

KUNCI?? tunggu dulu? PINTU dan KUNCI?

Apa dia tahu dimana aku berada sekarang? Aku memberanikan diri untuk memanggilnya.. meski yang terucap hanya kata terbata perpaduan rasa haus dan nafasku yang terengah-engah. Suaraku habis. Aku sangat lelah..

"Pak.." kataku..
"yaa.." ia tersenyum padaku..
"apakah bapak tahu aku ada dimana"?
"tentu saja aku tahu".. katanya dengan sangat meyakinkan.
"kalau begitu dimana aku sekarang, kapan aku sampai?"
"sampai? sampai kemana?"
"sampai ketujuanku.." kataku dengan mantap..
"kamu dari tadi sudah sampai ditujuan" katanya dengan wajah kebingungan
"su.. su.. sudah sampai ditujuan?" kataku tergagap
"ia.. sudah sampai.."
"mengapa gelap sekali tempat ini? tujuanku bukan disini.." kataku dengan nada keraguan..
"kamu tidak pernah membuka pintu yang kamu lewati".. katanya dengan santai..
"membuka pintu? tapi kan pintu-pintu itu terkunci"..


"terkunci? siapa bilang pintu itu terkunci.. aku dari tadi disini dan memastikan kalau semua pintu itu tidak ada yang terkunci.. hanya tertutup.."

"Sometimes in life, we feel that all doors are CLOSED! when that happens, remember these words that "ALL DOORS ARE CLOSED" not "LOCKED".. -Anon

Seringkali dalam kehidupan, kita melewati banyak sekali kesempatan-kesempatan kecil yang sebenarnya sangat berarti.. Entah kesempatan untuk melakukan kebaikan, kesempatan untuk tersenyum dengan orang disekitarmu.. atau kesempatan untuk menghargai waktu yang ada bersama orang-orang yang kita kasihi.

Kalau aku tilik lagi kehidupan dan mencari esensinya, justru aku menemukannya ditempat yang tak terduga. Orang dikenang dari apa yang bisa mereka beri.. bukan dikenal dari seberapa banyak yang ia miliki sepanjang ia hidup.. dan itu yang kebanyakan dari kita lakukan bukan? Seringkali kita mengumpulkan apapun yang bisa kita kumpulkan, membeli apapun yang bisa kita beli untuk membuat orang lain terkesan and that's it.

Kehidupan lebih dari itu. Kehidupan yang tidak ternilai justru ditemukan disekelilingmu. Bukalah pintunya dan nikmati perjalananmu bersama orang-orang yang bisa kamu bantu. Saat kita membantu mereka, kita akan menyadari bahwa merekalah yang membantu kita juga untuk sampai ke tujuan kita.

Diakhir hidupmu aku hanya ingin kamu menjadi kaya.. kaya akan kebaikan.. dan itu semua karena Dia yang menjadikan kita kaya terlebih dahulu.


-Salam-
PETUGAS KEBERSIHAN, sang waktu.
Wrote by Narita Vania Constantia
Newer Posts Older Posts Home

Hi! I'm Narita

Narita Vania Constantia

God's Masterpiece

Popular Posts

  • It Is Finished!
    Apa itu kasih karunia? "Sesuatu yang tidak layak kita terima, tapi kita menerimanya".. Ya, itu adalah sepenggal dari pel...
  • God Loves You, No More No Less!
    I am amazed by this statement. "Ketika malaikat jatuh, Dia membuangnya, ketika manusia jatuh, Dia mengejarnya. -Ps Chris Manusama ...
  • Sew in Love
    Ketika menulis adalah rajutan Dengan tali temali yang jenaka Akan kupetik bingkai kehidupan Dan kuukir namaMu disana.. Ya.....
  • Love Letter
    My Dear.. Aku mencintaimu! Mungkin kamu bosan mendengarnya.. Entah, sudah ribuan kali aku mengatakannya kepadamu. bahkan surat-...
  • Kebahagiaan
    Pernahkah kalian melewati waktu-waktu yang begitu menggembirakan, sehingga kalian berharap moment itu tidak pernah berakhir? Kalau kal...

Lastest Post

Tags

Christmas Fairy Faith Good Friday Grace Grateful Honor Hope Jesus Letter Love Mom My Random Thoughts My Story Peace Photo Editing Playlist Poem Pulau Seribu Rest Sermon Valentine Wise Woman
Powered by Blogger.

More Post by Narita

  • ▼  2016 (3)
    • ▼  July (1)
      • God Loves You, No More No Less!
    • ►  March (2)
  • ►  2014 (3)
    • ►  January (3)
  • ►  2013 (8)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  March (1)
    • ►  February (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2012 (22)
    • ►  December (2)
    • ►  October (2)
    • ►  August (1)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (2)
    • ►  February (3)
    • ►  January (10)
  • ►  2011 (52)
    • ►  December (3)
    • ►  November (1)
    • ►  October (6)
    • ►  September (3)
    • ►  August (5)
    • ►  July (12)
    • ►  June (22)

FOLLOW ME @ INSTAGRAM

Copyright © 2016 Pièce De Résistance. Designed by OddThemes & Blogger Templates